10 Januari 2016

Violet The Musical : Tales Of Viona


Violet The Musical Tales of Viona yang merupakan pementasan eksternal kedua dari Someday bercerita tentang kisah cinta di Negeri Warna. Negeri Warna adalah sebuah tempat dimana masyarakatnya terbagi ke dalam 4 clan, yaitu Pink, Red, Yellow, dan Blue. Semua orang di Negeri Warna hanya boleh menjalin cinta jika mereka berada di satu clan yang sama. Namun, pada suatu masa, terjadilah sebuah masalah yang disebabkan karena kisah cinta yang melanggar aturan, yaitu kisah cinta Billy dan Patricia.


Billy, salah seorang dari Blue clan, mencintai Patricia, yang berasal dari Pink clan. dan begitu pula sebaliknya. mereka sebenarnya tahu bahwa cinta ini terlarang. Beberapa kalangan dari Yellow clan dan Pink clan bahkan sudah mengingatkan ganjaran apa yang akan mereka terima, salah satunya Yori. Yori, seorang dari Yellow clan, meminta Billy untuk tidak mencintai yang beda warna karena Yori pernah merasakan betapa pahitnya dipaksa untuk ‘memenjarakan’ cintanya untuk Randi, seorang dari Red clan, yang akan menikah dengan Rachel. Namun mereka berdua tetap bersikukuh, bahwa tidak ada yang salah dengan mencintai dalam perbedaan.



Seiring berjalannya waktu, Billy dan Patricia pun hanyut dalam kisah asmara mereka berdua. Sampai akhirnya, terciptalah individu baru hasil buah cinta antara Billy dan Patricia yang ternyata adalah Violet. Negeri Warna mendadak geger. Violet jelas bukan salah satu dari 4 clan yang ada di Negeri Warna. Semua orang lalu menyalahkan Billy dan Patricia atas ketidakseimbangan di Negeri Warna. Billy dan Patricia pun akhirnya memilih untuk dihukum mati, dan meninggalkan Violet sendirian di Negeri Warna. Hal ini membuat Mighty White, Sang Putih Agung marah dan menceramahi semua masyarakat bahwa perbedaan bukanlah sebuah hal yang memalukan. Pada akhirnya, Violet pun dapat hidup bersama-sama dengan masyarakat lain tanpa perlu merasa berbeda. :)



“Bagian yang paling memorable menurutku sih pas Billy dan Patricia ketemu, sebelum terciptanya Violet. Di scene itu, Billy bilang satu kalimat untuk Patricia yang sangat bikin hati tersentuh:

Bayangan ini tidak jauh berbeda ketika kamu menuliskan surat untukku. Bedanya bayangan akan diriku dihadapanmu saat ini jauh lebih dekat, jauh lebih nyata, dan jauh lebih mungkin untuk digenggam. ”
-Rachel, Red Clan



19 Oktober 2013 menjadi malam yang luar biasa bagi semua yang ada di SEP Theatre. Latihan dan pengerjaan produksi selama 6 bulan terbayarkan dan membuktikan pepatah bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil.














7 Januari 2016

A Whole New World

A WHOLE NEW WORLD merupakan pementasan eksternal pertama dari SSD 78 (Sebelum kini berubah menjadi SEP Theatre) tahun 2012 lalu. Siapa yang sangka malam 31 Agustus 2012 yang telah terjadi lebih dari 3 tahun lalu itu merupakan batu loncatan pertama dari SEP Theatre dalam menampilkan pementasan musikal yang luar biasa tiap tahunnya.

A Whole New World menceritakan tentang kisah cinta Aladdin dan Jasmine di Kerajaan Agrabah pada dinasti Abbasiyah. Aladdin adalah salah seorang dari tim penari istana di Kerajaan Agrabah. Ia adalah penari miskin yang hanya tinggal berdua dengan ibunya yang sakit-sakitan. Pada suatu ketika, Ia sedang menari dihadapan Putri Jasmine, anak dari Sultan Kerajaan Agrabah. Seiring dengan berjalannya waktu, Aladdin dan Jasmine pun saling jatuh cinta. Namun sayang, kisah cinta mereka tidak disetujui oleh Sultan karena besarnya jurang perbedaan antara Aladdin dan Jasmine. Aladdin hanyalah seorang penari istana yang miskin, sementara Jasmine adalah putri Sultan Kerajaan Agrabah yang dicintai semua rakyat. Aladdin pun menangis putus asa, mengutuki nasibnya yang tidak sebagus orang-orang lain. namun ternyata, tangisan putus asanya tersebut malah menghasilkan mutiara yang dapat membuatnya menjadi kaya raya. Pada akhirnya, Aladdin dapat membuktikan bahwa Jasmine memang tercipta hanya untuknya, dan mereka pun akhirnya dapat hidup bersama.

Jasmine and Aladin



Princess All Over The World
Malam itu Gedung Pertunjukan Bulungan menjadi saksi bisu terpukaunya 1500 penonton akan penampilan eksternal pertama dari SEP Theatre. Pementasan ini memberikan banyak pelajaran kepada semua bagian dari SEP Theatre sendiri, dari pementasan ini lah awal terbentuknya pembagian divisi dan segala macam perihal, mulainya produksi yang dijalankan secara serius dan teater bukan lagi menjadi hal paruh waktu atau hobi semata bagi anak SMA. 




Palace's Dancer

Aladin propose Jasmine

 “Perasaannya sih excited banget ya, apalagi pas itu gue baru masuk teater dan langsung dapat kesempatan main di pentas yang cukup megah. Gak cuma ilmu tentang teater yang gue dapet disitu, Gue juga ngerasain proses membuat produksi yang bikin kebersamaan SSD jadi kuat,” ujar Kak Alif Pujo, pemeran tokoh Sultan saat ditanya tentang perasaannya saat bermain di A Whole New World

Mama
Chorus
A Whole New World telah menginspirasi SEP Theatre untuk berkembang dan lebih memberi kejutan lagi. Sesaat setelah pentas diselesaikan, Naskah baru langsung dibentuk dan latihan intensif kembali dilanjutkan. Mengulang kesuksesan pertama dengan pementasan lebih baik lagi ditahun berikutnya. akan menjadi topik kita selanjutnya di Track Record Someday Project

6 Januari 2016

Teater Delima

Teater Delima adalah salah satu ekstrakurikuler SMA Negeri 85. Berdiri sejak tahun (sebutkan tahun disini) dan terdiri dari (jumlah angkatan) angkatan hingga tahun 2015.

Teater Delima telah menghasilkan banyak pertunjukan yang dilahirkan berkat kerja keras divisi-divisi yang piawai dalam bidangnya.

Sebagai ekstrakurikuler teater dan drama, Teater Delima siap menjadi wadah kreatifitas baik dalam bidang seni peran, seni musik, dan seni tari. Bukan hanya bertujuan untuk mengembangkan minat para siswa akan seni teater dan drama, Teater Delima juga bertujuan untuk mengasah kepercayaan diri tiap anggotanya sehingga dalam setiap pembawaan peran, mereka dapat menghayatinya secara penuh sehingga dapat menggugah spektator. Teater Delima berusaha untuk mencetak karakter muda yang berprestasi, berbakat, kreatif, dan bertanggung jawab.

Tahun ini adalah tahun pertama Teater Delima bekerja sama dalam Someday Project bersama SMAN 78 dan SMAN 112.

Find more info about Teater Delima at
Instagram : @Teaterdelima

Kuaterfilas

Kuaterfilas (Kumpulan Anak Teater dan Film SMAN 112) merupakan salah satu ekstrakurikuler di bawah naungan SMA Negeri 112 Jakarta yang telah berdiri sejak tahun 2013 mencakup 3 angkatan hingga tahun 2015.
        
Sebagai ekstrakurikuler drama/teater, Kuaterfilas merupakan wadah untuk mengekspresikan karya, imajinasi, dan juga mengembangkan bakat dalam bidang drama/teater. 

Aspek pementasan yang dimaksud bukan hanya dalam bidang seni peran, melainkan juga mencakup olah tubuh, seni tari, dan seni vocal atau Tarik suara. Kuaterfilas juga telah meraih berbagai prestasi di beberapa perlombaan untuk SMA dan sederajat. Dalam kurun 3 tahun menjadi komunitas yang senantiasa mencetak banyak prestasi , mencetak individu yang penuh bakat cerdas, dan terlatih. Kuaterfilas selalu berusaha menjaga nama baik di kalangannya.

menyusul kesuksesan pementasan "The Perspective" di bulan september lalu dan "Tone in the Basket 4.0" di bulan oktober lalu, Kuaterfilas juga dengan bangga mempersembahkan suatu pementasan drama musical berjudul "A Whole New World 2.0" pada bulan Februari 2016 mendatang. "A Whole New World 2.0" tak hanya akan menambah pencapaian dan mencetak sejarah baru bagi Kuaterfilas, namun juga diharapkan akan menyentuh dan mempesona penonton dengan segala kemegahan dari seluruh aspek pementasannya.

Find more info about Kuaterfilas in
Instagram : Kuaterfilas
Twitter     : Kuaterfilas_112
Facebook : Kuaterfilas
Line ID    : ucr1704m

5 Januari 2016

SEP Theatre



SEP adalah SSD 78 External Production, yang telah berdiri sejak tahun 2012.  SEP yang terdiri dari kakak kakak alumni SSD 78 membimbing adik adik anggota nya untuk berkarya sambil belajar mementaskan pertunjukan teater musikal yang dapat disaksikan, bukan oleh hanya murid SMAN 78 sendiri, melainkan untuk orang banyak. SEP telah sukses memproduksi 3 pentas eksternal sebelumnya yang berjudul A Whole New World, Violet The Musical : Tales Of Viona, dan Neil It! The Musical yang baru saja dipentaskan pada 14 Februari 2015 di Nusa Indah Theatre, Balai Kartini. Kali ini SEP Theatre mengajak Kuaterfilas dan Teater Delima dibawah arahan Someday Project untuk berkolaborasi di pementasan Tone In The Basket 4 yang menjadi acara sebelum pementasan puncak masing-masing teater sekolah di bulan februari nanti.


Find More Information About SEP Theatre at
Instagram      : SEPtheatre
Twitter            : Sep_Id
Facebook       : SEP Theatre